KUBAGI SENJA INI DENGANMU
Mengapa merengut, Sayang?
Senja baru saja matang, kau sudah mau tidur
Kutahu, senja bukanlah milikku
Tapi jika kau mau
Akan kubagi denganmu
Perlahan saja, kita tuntaskan kerat demi kerat
Tak perlu buru-buru
Kalau masih belum kenyang
Semoga esok masih tersedia
bisa kita nikmati lagi
selama yang empunya masih berbaik hati
memasak teratur hari demi hari
mengapa kita menolaknya
lagipula, gratisan belum tentu murahan, kan?
MAAFKAN AKU, SAYANG! SEPTEMBER 2007
Ingin kukatakan
Cintaku padamu
daun gugur di pelukan bumi
Tapi, kemarau keburu datang
api menyusul berkobar
bakar tuntas semua
kering
sekian lama
tiba-tiba, bayangan hujan melintas
sungguh indah kalau dia singgah
masih ada harapan, batinku
Teduh tercipta gerakkan asa
nyatanya hanya sekejap
Air melimpah begitu banyak
dalam satu hentakan, seret
seluruh rabuk tersisa
Bumi ini pun tinggal tandus
gersang, debu beterbangan
(yang kutahu, tanah subur hanyut ke laut
dan kita pun belum sanggup bercocok-tanam di sana)
Ah...
belum sanggup kuusir galau
bagaimana benih ini akan kita semai
tanpa air dan unsur hara
(padahal sebelumnya sudah kubayangkan
dahan menggeliat ranting melembut daun mekar
dan tunggul di tanah tumbuhkan tunas)
Kalau begini, sulit 'tuk berharap
bagaimanapun, hidup tak mungkin tumbuh di atas mimpi
harus ada jaminan
sebagaimana, tanpa tumpuan
kaki tak mungkin melangkah
(walau terngiang pula di telingaku
Pemberani mati hanya sekali
pengecut mati berkali-kali, sebelum benar-benar mati)
"Maafkan Aku, Sayang!"
Kalau aku tak juga datang
tidak perlu kau menunggu
Cintamu, daun gugur yang terampas dari pelukan bumi
MARI BERCINTA- (08 September 2007)
mari bercinta dengan riuh
malam anjing hilang kata hilang.suara
mari bercinta di ketiak daun.bunga
kelopak mata sampai pinggir.resah
sampai patah ranting nafas dahan. tenaga
segala.hilang
mari bercinta
akan lupa benih tawa
tak tersemai hingga tergadai
mari bercinta
sampai tercetak segala bercak
mari bercinta sampai muak
sampai lupa buat apa kita bercinta
setelah itu
dengan tenang bolehlah kita bisikkan
mari bercinta
Selasa, 11 Maret 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar