Selasa, 11 Maret 2008

KUBAGI SENJA-MAAFKAN AKU-MARI BERCINTA

KUBAGI SENJA INI DENGANMU

Mengapa merengut, Sayang?
Senja baru saja matang, kau sudah mau tidur

Kutahu, senja bukanlah milikku
Tapi jika kau mau
Akan kubagi denganmu

Perlahan saja, kita tuntaskan kerat demi kerat
Tak perlu buru-buru

Kalau masih belum kenyang
Semoga esok masih tersedia
bisa kita nikmati lagi

selama yang empunya masih berbaik hati
memasak teratur hari demi hari
mengapa kita menolaknya

lagipula, gratisan belum tentu murahan, kan?





MAAFKAN AKU, SAYANG! SEPTEMBER 2007

Ingin kukatakan
Cintaku padamu
daun gugur di pelukan bumi

Tapi, kemarau keburu datang
api menyusul berkobar
bakar tuntas semua

kering
sekian lama

tiba-tiba, bayangan hujan melintas
sungguh indah kalau dia singgah
masih ada harapan, batinku

Teduh tercipta gerakkan asa
nyatanya hanya sekejap

Air melimpah begitu banyak
dalam satu hentakan, seret
seluruh rabuk tersisa
Bumi ini pun tinggal tandus
gersang, debu beterbangan
(yang kutahu, tanah subur hanyut ke laut
dan kita pun belum sanggup bercocok-tanam di sana)

Ah...
belum sanggup kuusir galau
bagaimana benih ini akan kita semai
tanpa air dan unsur hara
(padahal sebelumnya sudah kubayangkan
dahan menggeliat ranting melembut daun mekar
dan tunggul di tanah tumbuhkan tunas)

Kalau begini, sulit 'tuk berharap
bagaimanapun, hidup tak mungkin tumbuh di atas mimpi
harus ada jaminan
sebagaimana, tanpa tumpuan
kaki tak mungkin melangkah

(walau terngiang pula di telingaku
Pemberani mati hanya sekali
pengecut mati berkali-kali, sebelum benar-benar mati)

"Maafkan Aku, Sayang!"

Kalau aku tak juga datang
tidak perlu kau menunggu

Cintamu, daun gugur yang terampas dari pelukan bumi





MARI BERCINTA- (08 September 2007)

mari bercinta dengan riuh
malam anjing hilang kata hilang.suara
mari bercinta di ketiak daun.bunga
kelopak mata sampai pinggir.resah
sampai patah ranting nafas dahan. tenaga
segala.hilang

mari bercinta
akan lupa benih tawa
tak tersemai hingga tergadai

mari bercinta
sampai tercetak segala bercak

mari bercinta sampai muak
sampai lupa buat apa kita bercinta
setelah itu

dengan tenang bolehlah kita bisikkan
mari bercinta

Tidak ada komentar: