Selasa, 11 Maret 2008

KEGELISAHAN

3 Juni 2007…

Mimpi menjadi besar, ataukah hanya pelarian dari ketidakbecusan?
Hidup adalah sederet kenyataan yang harus dijalani, bukankah itu intinya?
Betapa banyak manusia di bumi ini yang pada akhirnya harus berkompromi dengan kenyataan yang sedemikian keras (atau justru nyaman), dan mengikuti arus?

Di manakah batas ketahanan?
Keberanian untuk memperjuangkan impian?
Merasakan penderitaan, untuk sesuatu yang mungkin sekali tidak akan tercapai?
Tapi, bukankah hidup juga harus berani gagal?
Bukankah itu nilai perjuangan?

Sekali lagi, petakan kembali alur perjalanan yang ingin kau tempuh.
Apa yang sebenarnya ingin kau capai dalam kehidupan ini?
Sadarkah kau bahwa dalam waktu singkat, mana tanggung-jawab yang sudah harus kau ambil?
Di antaranya untuk membiayai diri sendiri, dan semua yang lainnya itu?
Sanggupkah betarung dengan gengsi dan seluruh omongan dan tatapan prihatin orang-orang di sekitarmu?
Itulah pertanyaannya…




21 Juni 2007

Menulis adalah perjuangan melawan lupa… kalau boleh mengutip Milan Kundera.
Membaca adalah membedah tubuh sendiri dan seluruh jejaringnya untuk sadar tentang kesementaraan
Berdiskusi adalah meneguk anggur kehidupan yang memabukkan untuk kemudian muntah dan sadar dengan pusing yang berputar di kepala
Dan berpikir, bukankah itu seperti melihat muka di cermin dan membandingkannya dengan foto beberapa tahun lalu, mencari apa yang hilang dan jejak apa yang masih tersisa di sana?





12 Juli 2007


Sebuah perjalanan
Setumpuk harapan
Kecemasan
Ketidakpastian

Dan di ujung lorong
Secercah cahaya menanti dan bersinar terang
Hanya yang mau melangkah dan tetap berada di jalur
yang akan mendapatkan segenggam kepastian…

Dan mendapatkan kehidupannya…

Tidak ada komentar: