Ada selaput tipis yang dengan lembut menjadi pemisah antara “Selamat Tinggal” dengan “Sampai Bertemu Kembali”
Ada warna tak kasat mata yang diam-diam menjadi pembeda antara jabatan tangan dengan kata yang tak selesai diucapkan
Ada tangis yang menguap di bawah matahari dan nyanyian yang ikut mengalun dalam deraian hujan
Ada lintasan untuk mengerahkan setiap tetes keringat, detakan jantung, dan helaan napas untuk pertarungan sekali dan selamanya
Ada kesempatan untuk mengerti, bahwa yang masih hendak dicari jadi sebab untuk terus berlari, dan semua yang ada hari ini adalah anugrah untuk disyukuri
Mungkin masih ada peluang, untuk mengguratkan kisah baru yang terpilih, pada kepingan bambu, atau andesit, atau, lempengan baja, pada masa yang baru. Dan seandainya pun tidak, biarlah yang sudah ada terbuka atau tertutup saja, dibaca atau dimakan rayap, dikenang atau dilupakan
Dan memang, ada saatnya tuliskan bagian penutup pada masa lalu dan menaruh titik tepat di ujung kertas
(ditulis setelah pembotakan selesai-Senin dinihari)
Rabu, 28 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar