Tentang Hidup dan Cinta - 23 Januari 2005
Hidup bukanlah garis lurus yang membentang dalam lukisan sempurna
Karena itu tidaklah pantas merantai segala kemungkinan jalan
Bagaimana jika menjadi awan, menunggang angin, berubah bentuk sesuka hati dan hendak pergi kemana menjelajah luasan langit
Tidak perlu takut bermimpi
Walaupun tak bisa diraih
Seperti bintang bersinar terang di malam cerah
Tinggi
Jauh tak terjangkau
Namun dari samudra jiwa
Keindahannya akan tetap hadir
Sama seperti kunang-kunang
Kerlipnya hiasi malam indah di tempat bebas
Bukan dalam genggaman tangan atau botol
Dia harus bebas
Dan demikianlah cinta hadir
Bebaskan
Dan biarkan memilih jalan sendiri
AKU DAN PURNAMA- 29 Januari 2005
Malam sudah lama gantikan petang
Dan waktu membeku, diam aku
Di bawah bulan bersinar terang
Kulihat hanya sebesar uang logam seratusan
Bulan, buat apa aku memaki
Toh…bulan bukan perawan (tapi ia cinta bumi)
Hadir teratur jalani rutinitasnya
Ini bukan Bulan diatas Kuburan-nya Sitor
Ini bulan, satelit bumi, kata orang astronomi
Tapi terserahlah, yang penting bulan tetap bulan
Ia mencinta dan tetap setia
Ini tetap bulan yang sama, hanya terlihat dari tempat berbeda, entah di kota kecil, 15 tahun awal keberadaanku. Hanya kota kecil, mungkin tidak penting bagi orang-orang, hanya disebut sekejap untuk dilupakan…tapi bagiku adalah bagian jiwaku yang mencari dan berkelana.
Atau bulan di tepi danau, kota kecil juga, yang teramat sering kupandangi lekat-lekat…ya, bersama malam dan bintang-bintang berserakan di atas sana. Pada langit yang belum begitu tercemar. Aku dan kau pun mestinya tahu, bulan dan bintang hanya muncul malam hari, sebab siang ia digantikan matahari yang perkasa. Dan malam adalah pasangan hidupnya yang tidak tahu berselingkuh.
Atau di kota tua ini, antara gunung berapi tua dan pantai. Entah di manapun itu, terserahlah. Yang penting aku masih bisa memandang bulan, berbicara pada kesunyian dan mengembara ke dalam diri, kosong yang gelap bernyanyi.
Sabtu, 02 Februari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar